ICT SPS UHAMKA [tugas]

Sekilat Belajar ICT

Saya dan kawan-kawan Sekolah Pasca Sarjana UHAMKA jurusan Magister Bahasa Indonesia mendapatkan matakuliah ICT dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Mata kuliah yang memberikan pengajaran berkaitan dengan kemampuan kita dalam bidang TIK/ICT. inilah profi dosen yang menurut saya dkk memiliki kompetensi dan pengalaman yang luar biasa.

bapak1

Hartoyo who was born on February 23, 1965 in Jepara, Central Java, Indonesia, is a lecturer at the English Department of State University of Semarang (formerly Semarang Institute of Teacher Education/ IKIP Semarang). He is also an education consultant, particularly responsible for school management, training, and professional development. He received his Sarjana (first degree) in English Education from Semarang Institute of Teacher Education in 1986. He also received his Master of Art (M.A.) from the Department of Information Studies, the University of Sheffield, United Kingdom, with his thesis entitled “Creating Computer-Assisted Learning (CAL) Using Hypertext System: A CAL Tutorial Program for the Learners of English”, and his doctorate (Ph.D) in TESOL from La Trobe University, Melbourne, Australia with his dissertation “EFL Self-Access Computer Assisted Language Learning for Indonesian Students: an Experimental Study”. Hartoyo is the author of a number of books e.g., Grammar in the Teaching of EFL in Indonesia: Theories and Findings of Empirical Studies, Individual Differences in Computer – Assisted Language Learning (CALL), Reading Comprehension: Supplementary Materials, Australian Studies: Supplementary Reading, Language Assessment, Understanding English Text Types: Conceptual and Practical Framework, and Extensive Reading: Supplementary Materials.

Hartoyo yang lahir pada tanggal 23 Februari 1965 di Jepara, Jawa Tengah, Indonesia, adalah dosen di Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Semarang (sebelumnya Semarang Institut Pendidikan Guru / IKIP Semarang). Ia juga seorang konsultan pendidikan, khususnya bertanggung jawab untuk manajemen sekolah, pelatihan, dan pengembangan profesional. Ia menerima Sarjana nya (tingkat pertama) di Pendidikan Bahasa Inggris dari Semarang Institut Pendidikan Guru pada tahun 1986. Ia juga menerima gelar Master of Art (MA) dari Departemen Studi Informasi, Universitas Sheffield, Inggris, dengan tesis berjudul ” Menciptakan Computer-Assisted Learning (CAL) Menggunakan Hypertext Sistem: Program CAL Tutorial untuk Pembelajar Bahasa Inggris “, dan doktor (Ph.D) di TESOL dari La Trobe University, Melbourne, Australia dengan disertasinya” EFL Self-Access Komputer Assisted Language Learning untuk Siswa Indonesia: sebuah studi Eksperimental “. Hartoyo adalah penulis sejumlah buku misalnya, Grammar dalam Pengajaran EFL di Indonesia: Teori dan Temuan Studi Empiris, Individual Differences in Computer – Assisted Language Learning (CALL), Reading Comprehension: Tambahan Bahan, Studi Australia: Reading Tambahan , Bahasa Assessment, Memahami Bahasa Inggris Jenis Teks: Konseptual dan Praktis Framework, dan Reading luas: Bahan Tambahan.

sumber : http://www.hartoyomedia.com/

 

PENGGUNAAN TIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

DI SMA WIDYA MANGGALA JAKARTA

Oleh : Budi Firmansyah

 

  1. PENDAHULUAN

Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sangat pesat dan merambah banyak aspek kehidupan manusia terutama bagaimana pemanfaatan media internet dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Internet berawal dari institusi pendidikan dan penelitian di Amerika. Penggunaan internet untuk kepentingan bisnis baru dimulai sejak tahun 1995 sebagai langkah awal masyarakat mengenal manfaat internet. Jika dibandingkan dengan masyarakat di luar negeri, internet ini sering disosialisasikan dengan bisnis dan entertainment.

Di Indonesia, masalah kelangkaan sumber informasi konvensional (perpustakaan) lebih berat dibandingkan dengan di tempat lain. Adanya internet merupakan salah satu solusi pamungkas untuk mengatasi masalah ini. Pemanfaatan media internet hanya sebagian kecil sekolah yang memiliki sambungannya (Internet Connectivity), tetapi belum semua dilengkapi dengan fasilitas Local Area Network (LAN).

Para pakar pendidikan akan mendukung rencana pemanfaatan media internet untuk pembelajaran dan juga akan menyatakan kesiapan untuk melengkapi institute pendidikan (sekolah) dengan jaringan LAN dan sambungan internet. Hal ini akan menuntut peran serta peserta didik dan masyarakat umum (orang tua) untuk memanfaatkan media internet. Para peserta didik akan menjadi sample dalam merespon secara positif tentang pemanfaatan media internet untuk pembelajaran.

Strategi menciptakan manusia yang bersumber daya unggul dan kebebasan masyarakat untuk mengaktualisasikan dirinya merupakan prasyara pokok bagi perkembangan masyarakat maju.

Pemberdayaan masyarakat merupakan konsep pembangunan ekonomi yang merangkum nilai-nilai sosial.  Konsep ini merupakan strategi menciptakan manusia kreatif, produktif, berwawasan ke masa depan dan berdaya unggul.

Pemanfaat pengguanan internet dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Widya Manggala Jakarta, pada tingkat SMA dan SMP  implikasi  TIK  juga  sudah  mulai  dilakukan walaupun belum seperti di perguruan tinggi . TIK baru sebatas pembelajaran komputer biasa, pengenalan dan cara pengoperasiannya. TIK belum dijadikan media database utama bagi nilai-nilai, kurikulum,siswa,guru, atau yang lainnya. Adapun penggunaan internet masih sebatas fasilitas tambahan bagi siswa  dan guru serta sebagai fasilitas penunjang bagi sekolah, hal ini yang terjadi pada SMA Widya Manggala Jakarta.

 

  1. PEMBAHASAN
  2. Penggunaan Internet dalam Dunia pendidikan

Instansi Pendidikan Indonesia yang sudah akrab dengan implikasi TIK di pendidikan adalah UI dan ITB. Hampir setiap fakultas yang terdapat di UI memiliki jaringan yang dapat diakses oleh masyarakat, memberikan informasi bahkan bagi yang sulit mendapatkannya karena problema ruang dan waktu. Hal ini juga tentunya sangat membantu bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa atau bahkan alumni yang membutuhkan informasi tentang biaya kuliah, kurikulum, dosen pembimbing, atau banyak lainnya. Contoh lain adalah Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka atau UHAMKA pun memiliki kecukupan dalam pemberdayaan jaringan internet, baik yang difungsikan untuk mahasiswa, dosen bahkan halayak umum, tak kalah lebih baik adalah Universitas Swasta Bina Nusantara juga memiliki jaringan internet yang sangat mantap, yang malayakkan mereka mendapatkan penghargaan akademi pendidikan Indonesia dengan situs terbaik. Layanan yang disediakan pada situs mereka dapat dibandingkan dengan layanan yang disediakan situs-situs pendidikan luar negeri seperti Institut Pendidikan California atau Institut Pendidikan Virginia, dan sebagaimya.

Pada instansi Pendidikan lain (sekolah) sudah lebih dari 10.000 sekolah di Indonesia telah ter-cover IndiSchool atau yang sering dikenal sebagai jaringan wi-fi gratis yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat (guru, siswa) sekolah tersebut,  tentunya layanan ini disupport Telkom. Sementara pada layanan, situs internet banyak yang memberikan layanan pendidikan. Situs ini dimaksudkan untuk merangkum informasi yang berhubungan dengan perkembangan pendidikan yang terjadi dan untuk menjadi sumber umum serta menjadi jaringan komunikasi (forum) bagi administrator sekolah, para pendidik, dan peminat lainnya. Tujuan utama dari situs ini adalah senbagai wadah untuk saling menampung semua sektor utama pendidikan. Contohnya situs Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas). Jardiknas merata hampir di setiap kabupaten di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: